I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part 4

Curhat – I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part 4Dan, pas udah di area Nista Mandala, saya melihat anggota keluarga kami berdua saling membicarakan sesuatu! Tampaknya sesuatu yang penting!! Dan, sepertinya hanya saya yang melihat mereka!!! Apa yang mereka bicarakan?!?!?! Halo, selamat siang. Dan ini adalah lanjutan kisah cinta saya yang rumit. Gak tau sih mau jadi berapa part, tapi, ya udah deh…

~Sambungan dari part 1…~ | ~Sambungan dari part 2…~ | ~Sambungan dari part 3…~

Saya pun berusaha mendekati mereka. Hmm… Ternyata, apa yang saya khawatirkan salah. Mereka tidak saling membicarakan kami berdua, melainkan hanya mengobrol biasa… (lega, lega…) Lalu, ibu saya menyuruh kami berdua untuk segera makan siang. Ya, ‘kan udah jam 12 siang lebih. Pas melihat jajaran makanan yang ‘tersisa’ untuk kami, yah, rasanya sih cukup untuk mengisi perut.

Si dia mengambil duluan, dan saya setelahnya. Err… Saya gak begitu ingat dia ngambil makanan apa aja (ya iyalah, orang kejadiannya udah lama…). Setelah kemi berdua selesai ambil makanan, segeralah kami mencari tempat duduk. Ah, ada kursi kosong di dekat kami. Ya udah, duduk, dan mulai makan. Kami duduk bersebelahan. Udah kayak pasangan aja… (padahal jadian aja belum!).

Saat makan, ternyata ada anjing yang berjalan ke arah tempat kami duduk. Dan kulihat, si dia ketakutan! Tampak dia manggil-manggil ibunya (ya ampun…), mungkin saking ketakutan sama itu anjing. Ya, saya usir aja sebisa saya (padahal masih makan…), dan anjingnya pun pergi. Eh, tak lama kemudian, anjingnya yang dateng malah tambah banyak! Wih, tambah ketakutan aja dia… Dan, tambah repot deh saya ngusir anjing-anjing itu…

Padahal, anjingnya gak ngapa-ngapain loh, cuma sekedar mondar-mandir, keliling-keliling gak jelas, dan sesekali menggonggong. Tapi, kenapa dia bisa setakut itu ya pada anjing?

Saya : “eh, emang kenapa kamu takut banget sama anjing? ‘kan anjingnya gak ngapa-ngapain…”
Dia : “mama, mama…” (ketakutan banget deh kayaknya…)
Saya : “kalau kamu gak ngeganggu dia, ya dia juga gak bakalan ngeganggu kamu loh. ‘orang dia cuma mondar-mandir doang…” (sok bijak…)
Dia : “iya, aku cuma takut digigit kok…”
Saya : “…” (ya ampun, ternyata alasannya cuma kayak gitu…)

Setelah selesai makan, saya pun lanjut internetan. Dan, ini dia hal yang membuat hari-hari saya yang sekarang berubah! Hampir semua kejadian hari minggu itu, saya rekam dengan kalimat-kalimat curhatan di akun situs microblogging saya, Twitter! Mau tau apa aja? Nih, saya salin timeline saya di akun Twitter @GungRangga…

Pas lagi dengerin acara talkshownya :

(pas tau dia ternyata dateng ke pura, lalu saya duduk di sebelahnya…)

(ya, kami duduk hanya berjarak kurang lebih 30cm-an!)

(ya, saking malunya, muka saya kayaknya mulai memerah, dan benar, kami cuma sekedar nyapa doang di sana…)

(jujur, hal inilah yang paling saya takutkan di saat itu!!!)

(iya, sempet ngeliat dia ketawa-tawa pas sedang megang ponselnya! dan saya pun mulai panik!!!)

Selesai acaranya, kami langsung sembahyang. Dan ini tweet pas selesai sembahyang :

(ya, seperti yang udah diceritakan di part sebelumnya, kembang untuk sembahyang di pura habis!)

Pas selesai makan :

(iya loh, ada ibu-ibu yang pada bilang kalau kami dari tadi berduaan terus, mungkin dikira kami pacaran kali ya? sampai kami digodain terus sama ibu-ibu itu…)

(yap, biasanya ada pemangku yang memimpin pas acara persembahyangan besar. tapi, karena kami hanya berdua, dan saya laki-laki, maka saya lah yang memimpin sembahyang. sumpah, grogi banget saya pas ngucapin mantra-mantra doanya…)

Dan, tak disangka-sangka, sama sekali diluar perkiraan saya, saya seperti melihat sesuatu yang sangat membuat saya shock berat! Kamu tau apa? Si dia ngetweet seperti ini :

“@dia: Duduk breng sama @GungRangga“

Ya, saya di-mention sama dia lewat tweet tersebut… Dan kamu tau, apa itu artinya? Artinya, selama ini dia membaca tweet-tweet yang saya buat seharian ini bersamanya… Dan tweet terakhir saya hari itu adalah :

~Bersambung ke: I Just Wanna Say “I Love You”, but I Can’t… | part end…?~

Salam – Agung Rangga

Apa pendapatmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s