Ke Sekolah Bareng & Curhat dengan OrTu

CurhatKe Sekolah Bareng & Curhat dengan OrTuKemarin, tepat pertama kalinya saya membicarakan masalah serius ini pada orang tua saya. Dan, kemarin pula, saya mendapatkan permintaan yang sangat mengejutkan dari si dia!!! Halo, selamat sore. Kali ini, saya mau cerita dikit mengenai perbincangan seru antara saya dan orang tua, serta tentang si dia yang meminta saya untuk melakukan sesuatu! Apa itu?

Jadi begini, kemarin sore, setelah selesai menulis notes terakhir hari itu, saya mendapatkan pesan ke akun Twitter saya. Itu dari Made. Dan, dia bilang, dia mau minta tolong sesuatu padaku!!! Waduh! Mau minta tolong ngapain nih??? Tumben amat… Dengan dag-dig-dug, saya balas pesannya ke dia, “boleh kok, mau minta tolong apa?”. Dan dengan sangaaat sabar, saya menunggu jawaban dari dia. Hmm… Setelah menunggu beberapa menit dengan keringat dingin, akhirnya dia bales juga, “motor aku lagi rusak, kemungkinan besok belum bener, boleh gak berangkat bareng…”.

Huaaaaaaa!!!! Perasaan senang dan bahagia seketika muncul dalam diriku (lebay…)!!! Bagaimana tidak, orang yang saya sukai meminta pertolongan agar saya mau mengantarkan dia ke sekolahnya?! Dan, memang kebetulan, sekolah kami hanya berjarak beberapa puluh meter saja, sehingga, bisa sekalian berangkatnya.

Oh iya, tentu saja permintaan dia aku sanggupi. Dan, sambil istirahat setelah capek jingkrak-jingkrakan (gak sampai segitunya sih…), saya memutuskan untuk pergi ke dapur. Di sana, ada ayah dan ibu saya, sedang santai-santai juga. Dan, mulailah saya berbicara dengan mereka mengenai kedekatan (ya ampun, orang gak deket-deket banget kok!!!) saya dengannya. Dan, tebak apa tanggapan mereka? Mereka malah menceramahi saya agar mau NGOMONG ke dia!!!

Iya, beneran! Orang tua saya malah setuju banget kalau saya dan dia menjalin suatu hubungan dekat! Karena, orang tua saya dengan orang tua dia memang sudah sangat akrab sih. Ya, bisa dibilang, mereka udah kayak saudara… Ayahku juga bilang, katanya dulu beliau PDKT dengan ibu cuma lewat surat-suratan, dan akhirnya bisa sampai sekarang. Nah kalau sekarang, udah ada teknologi canggih seperti telepon dan sms, bahkan dengan internet pun bisa berhubungan dengan orang yang kita suka.

Tapi, kata-kata yang paling nusuk buat saya dari ayah yaitu, “ah, kalau kamu pendekatan lewat internet kayak gitu sih, namanya pengecut… coba dong, ngomong langsung ke dia…”. Huwaaa!!! Mendengar pernyataan itu, saya merasa sangat shock! Bagaimana tidak, seperti yang saya utarakan di beberapa notes sebelumnya, bahwa saya mulai dekat dengan dia pas lewat Twitter! Dan, pada intinya, kedua orang tua saya sangat setuju, bahkan mungkin 100% setuju kalau saya ‘jadian’ dengannya!!!

Hmm… Dan, besoknya, eh, pagi ini maksudnya, sebelum ke sekolah, saya mampir dulu ke rumah si dia. Karena sudah lupa rumahnya, sebelum itu saya tanya dulu ke orang tuaku. Dan tepat sampai di rumahnya, ternyata dia sudah siap, dan kami pun langsung berangkat. Di jalan, kami tak banyak mengobrol… Karena, saya sendiri bingung mau ngobrolin apa di jalan dengannya. Dan, karena saya juga gak tau harus bilang apa ke dia, maka perjalanan kami ke sekolah serasa hambaaar……

Dan, sampai di pintu gerbang sekolahnya, dia turun dari motor saya. Saat saya tanya ke dia, “pulangnya mau aku jemput gak?”, dan dia hanya jawab, “ah, nggak usah, aku nanti pulang bareng teman aja kok. makasih ya…”. Hmm… Sedih sih, gak bisa pulang bareng dengannya. Tapi, saya udah sangat merasa senang bisa mengantarkan dia ke sekolah bareng. Apalagi, kini orang tua saya udah tau kedekatan kami, dan untungnya, mereka setuju dengan itu.

Nah, sekarang, tinggal satu hal yang ingin saya lakukan, mengatakan kalimat itu ke dia! Apakah saya bisa melakukannya???

Salam – Agung Rangga

Apa pendapatmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s