Jalan Pagi

Curhat – Jalan PagiJalan, jalan, dan jalan. Err, entah mengapa saya lebih menyukai jalan kaki dibanding lari. Soalnya, kalau lari saya gak sanggup, nafas ngosh-ngoshan~ Nah kalau jalan (tentu dengan tempo yang cepat), itu saya bisa~ Wooohooo!!! Selamat pagi, dan selamat menyambut awal April~ Ada yang sudah menghirup segarnya aroma pagi tadi? Hehe, jangan-jangan, hanya duduk-duduk malas di rumah ya? Atau bahkan masih tidur sampai sekarang?!

Jadi, awalnya kemarin malam saya mendapatkan sms dari teman saya (Anam namanya), dia itu ketua kelas saya. Dan rencananya, dia ngajak saya buat jogging pagi-pagi di area taman di depan komplek perumahan saya.Hmm, sebelumnya, saya mohon maaf karena baru bisa menulis notes lagi sekarang. Ya, ya, alasan klasik sih : modem gak ada quota! Tapi tenang, karena kemarin saya sudah isi quota lagi, maka tidak ada alasan bagi saya untuk tidak kembali menulis lagi~

Err, mungkin gak bisa disebut taman juga sih, lebih tepatnya, itu merupakan sebuah Pasar Raya, yang berada ditengah-tengah taman tempat orang biasanya lari-lari. Entah lari dikejar anjing, lari karena ngejar tukang sayur, dan… (apaan sih?!) Hmm, setelah saya ganti baju dan ambil sepatu, langsung saja saya mulai jalan ke sana. Hei, kamu tau, komplek perumahan saya berada persis di depan Marrakash Square! Dan tentu saja saya selalu bawa ponsel Samsung Gio saya~Tempat itu namanya Marrakash Square.

Dan biasanya, pas hari minggu pagi seperti ini memang ramai sekali di sana. Taman di Marrakash Square cukup luas, berisi jogging track, lapangan futsal, lapangan bulu tangkis, dan lapangan paling luas berada di pusat Marrakash Square, taman tengah. Pas keluar rumah, saya langsung buka aplikasi Endomondo Pro, untuk mengetahui berapa jarak yang sudah saya tempuh dan kalori yang sudah ‘terbakar’~ Dan tepat pukul 5:30, saya mulai berjalan cepat~ Menurut saya, Jogging itu lebih ke ‘jalan cepat’ dari pada ‘berlari’. Penjelasan dari En.Wikipedia seperti ini (setelah diterjemahkan) :

Jogging adalah bentuk berlari atau berjalan dengan kecepatan lambat atau santai. Tujuan utama adalah untuk meningkatkan kebugaran fisik dengan lebih sedikit tekanan pada tubuh daripada berlari lebih cepat.

Saya lihat, awal-awalnya hanya sedikit yang datang ke sana. Tapi makin pagi, malah makin tambah banyak yang datang. Ada yang berlari-lari kencang, ada yang sekedar jalan-jalan, ada yang hanya mau main, dan bahkan ada yang hanya mau duduk-duduk di taman tengah doang! Keringat pun ngucur dengan derasnya, membasahi jaket saya (halah).

Oh iya, saya bertemu dengan beberapa teman di sana. Ada Ahmad, Yunas, Roni dan Fikri yang asik bermain futsal, dan ada Aulia dan Delima yang ketemu pas saya selesai jogging. Dan sialnya, si Anam (orang yang ngajakin jogging) gak datang-datang!Muter, muter, muter~ Kurang lebih, saya jogging dengan memutari area jogging track taman ini sampai 8 kali putaran. Ya, lumayan memang, berasa jogging 2-3 kilometer (kalau gak salah ngitung~).

Hari semakin siang, dan saya memutuskan untuk pulang. Sampai di rumah, langsung mandi, dan minum susu cokelat hangat, buat menambah nutrisi. Fiuh, ternyata, karena saya udah lama gak olahraga, kaki saya sekarang masih pegal-pegal~ Jadi, bagaimana minggu pagi-mu? Selamat weekend~

Salam – Agung Rangga

Apa pendapatmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s