Menghindari Homesick

Curhat – Menghindari Homesick. Rindu akan keluarga dan suasana rumah saat kita sedang berada jauh sekali dari rumah. Ya, kira-kira begitulah yang namanya homesick. Menurut KBBI, rindu artinya memiliki keinginan yg kuat untuk bertemu (hendak pulang ke kampung halaman).

Jadi, kurang lebih sudah 3 minggu saya di Bandung. Tinggal di asrama, bertemu kawan baru, dan menikmati masa-masa kuliah. Saya banyak sekali bertemu orang-orang baru, mereka semua berbeda dari saya. Latar belakang, asal daerah, hampir semua aspek dari mereka berbeda satu sama lain.


• Adaptasi

Mungkin mudah mengatakannya, namun sulit untuk dilakukan. Ya, tapi mau bagaimana lagi, saya yang aslinya kurang bisa bergaul dengan lingkungan sekitar, mau-tidak-mau ya harus berusaha beradaptasi dengan lingkungan baru ini. Percaya atau nggak, di lingkungan sekitar rumah saya (di Bekasi) saya tidak memiliki seorang pun teman! Oke, jujur saja ya, saya orangnya sangat malas ketika sudah bertemu dengan orang-orang baru.

Di sekolah (waktu SMA), teman saya paling hanya orang-orang yang kebetulan sekelas dengan saya atau orang-orang yang dulu kebetulan pernah sekelas dengan saya. Hahha, kamu pasti tertawa membaca hal ini. Tapi, damn, its true! Inilah saya, si antisosial, atau bahasa mudahnya KUPER alias kurang pergaulan!

Namun, jauh dari hati yang paling dalam, ada rasa yang aneh, dan kadang timbul meledak-ledak di pikiran saya. Saya ingin memiliki teman yang banyak! Saya ingin bisa bersosialisasi! Saya ingin diri saya dikenal orang lain, lebih banyak dari yang saya kenal! Dan kadang, karena rasa itulah saya memberanikan diri, mulai untuk berusaha beradaptasi


• Rindu

Oke, kini di Bandung saya sudah memiliki beberapa teman, bahkan beberapa orang diantaranya sudah cukup dekat dengan saya. Tapi, kenapa tetap ada yang berasa kurang ya? Err, ya, keluarga. Ayah, Ibu, dan kedua adik saya. Mereka berempatlah yang paling saya rindukan. Kangeeen sekangen-kangennya deh dengan mereka!

Ayah yang biasanya sering banget memberi berbagai macam nasehat kepada saya, ibu yang tiap hari menyediakan makanan untuk keluarganya, si Dewi (adik saya yang pertama) yang sering jadi teman curhat dan teman ngobrol, dan si Arya (adik bungsu saya) yang jadi lawan berantem dan ejek-ejekan dengan saya. Ah, pokoknya gak ada deh keluarga yang lebih baik dari keluarga saya!


• Skype

Sebelum pindah ke Bandung, si Dewi saya ajarkan bagaimana menggunakan aplikasi video-chatting bernama Skype yang sudah saya pasang di netbooknya. Dan saya rasa, hanya dengan aplikasi inilah saya bisa bertatap muka dengan keluarga saya di rumah, saat saya sudah tidak di Bekasi lagi.

Oke, kemarin (14/9) saya sempat melakukan panggilan video dengan keluarga saya di rumah. Sekitar jam 7 malam, setelah membuat janji dengan si Dewi, akhirnya saya bisa kembali menatap wajah-wajah yang saya rindukan. Selama kurang-lebih 14 menit, saya mengobrol dengan mereka, dan oh my, rasanya ingin banget air mata saya keluar saat itu. Namun saya berusaha menahannya, karena gak mau kalau mereka tahu kalau saya ini cengeng banget~ Hahha~


• Menghindari Homesick

Memiliki banyak kegiatan dan rutinitas, bersosialisasi dengan orang sekitar, dan menulis di sosial media atau blog, merupakan beberapa kegiatan-pengalih-perhatian yang biasanya bisa menghindarkan saya dari bayang-bayang homesick. Tentu gak mudah memang, tapi harus di coba!

Oh, sesekali boleh lah menghubungi keluarga di rumah, baik itu dengan menelepon, skype-an, atau sms-an. Pokoknya jangan sampai kita kehilangan kontak dengan keluarga! Dan saya sih pengennya bisa sesekali pulang ke rumah, dan ini pun masih mencari-cari waktu yang tepat. Hehe, karena kuliah saya hari sabtu & minggu libur~


Baiklah, mungkin hanya ini yang mau saya tulis di notes hari ini. Semangat Rangga, jangan sampai homesick!

Salam Agung Rangga

Apa pendapatmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s