Pakaian Kuliah Mahasiswa DKV

IntermesoPakaian Kuliah Mahasiswa DKV. Pas dari jaman SD sampai SMA, kalau mau sekolah pasti ada seragam khususnya yang beda-beda tiap hari. Ketika saya masuk ke jenjang kuliah, mulailah tumbuh pertanyaan seperti “kuliah nanti ada seragamnya juga gak ya?”. Hmm, menurutmu bagaimana?

Awalnya pas saya masuk kuliah, kampus saya punya seragam wajib yang dipakai di hari Senin, berupa kemeja biru dengan dasi dan sweater (karena hawa Bandung yang dingin). Hari Jumat juga diwajibkan untuk memakai kemeja batik, sementara sisanya (Selasa-Kamis) boleh menggunakan pakaian bebas.

Memang sih, dresscode untuk pakaian kuliah ini berbeda-beda di tiap universitas. Perbedaan itu makin terlihat jika kita lebih fokus pada masing-masing jurusan. Misalnya, jurusan kedokteran biasa menggunakan jas laboratorium, atau jurusan-jurusan lainnya yang menggunakan jas almamater saat kuliah.

Bagaimana dengan mahasiswa jurusan DKV? Hahaha, jurusan ini sih bisa dibilang paling bebas! DKV a.k.a Desain Komunikasi Visual merupakan jurusan yang berkaitan dengan seni dan desain, tidak heran kalau mahasiswanya pun dibebaskan dalam berekspresi, termasuk dalam berpakaian.

Walaupun mereka bisa berpakaian sesuka hati, namun harus tetap mengikuti aturan dari kampus. Minimal, jangan terlalu urakan dan harus masih dalam batas sopan. Jangan sampai kamu tidak diijinkan masuk ke kelas hanya gara-gara pakaianmu yang tidak sesuai, apalagi saat akan menghadapi ujian semester.

Bisa dibilang, saya itu agak sedikit berbeda dibanding mahasiswa DKV kebanyakan. Saat teman-teman yang lain tampil cuek dalam berpakaian, saya malah suka memakai pakaian yang rapi (bahkan kelewat rapi). Berikut ini adalah beberapa pakaian yang saya kenakan saat kuliah, tentunya selain seragam wajib di hari senin tadi dan batik ya~


Kemeja Kasual

Kemeja laki-laki yang berupa kemeja kasual merupakan pakaian favorit saya saat kuliah. Selain kesannya lebih sopan dan rapi, kemeja ini juga sangat nyaman dipakai. Saya biasa memilih kemeja yang memiliki motif kotak-kotak (plaid), dan menghindari kemeja warna polos (kecuali warna putih/hitam). Saat memilih kemeja, sebisa mungkin pilih yang berbahan katun, yang tidak terlalu tebal dan pas di badan.

salah satu jenis kemeja favorit

salah satu jenis kemeja favorit [sumber: mapemall.com]

Untuk kemeja lengan pendek, saya biasa memadukannya dengan jaket/sweater, sementara kemeja lengan panjang biasa dipakai dengan dalaman t-shirt polos. Saat bermain dengan alat menggambar manual seperti cat, lengan kemeja panjang wajib banget digulung hingga siku, agar tidak terkena cipratan/tumpahan cat.


T-Shirt

Selain mengenakan kemeja, kadang saya juga memakai t-shirt atau kaos oblong. Biasanya sih, t-shirt ini lebih sering dipakai saat matakuliah praktik karena membuat tubuh lebih bebas bergerak (sementara kemeja untuk matakuliah teori). Saya suka t-shirt yang berbahan lembut, tipis, pas di badan dan berkerah bulat (o-neck). Saya tidak terlalu suka kaos dengan gambar sablonan yang terlalu ramai, apalagi kalau warnanya terlalu mencolok.


Celana Jeans

Ini adalah celana andalan saya saat kuliah. Karena DKV sering berkotor-kotor ria saat belajar, pilihan untuk memakai celana jeans lebih disarankan ketimbang memakai celana bahan/chinos. Celana ini pun mudah dipadupadankan dengan kemeja laki-laki atau t-shirt. Saya lebih suka celana jeans yang berwarna gelap tanpa bagian yang robek-robek (apa ya istilahnya?).


Jaket / Sweater

Untuk mensiasati hawa Bandung yang dingin (apalagi di musim penghujan), memakai jaket/sweater ini penting banget buat saya. Selain menambah gaya, juga membuat tubuh jadi lebih hangat. Jaket yang biasa saya kenakan adalah jaket training yang tipis, atau jaket kupluk yang agak tebal. Sedangkan sweater, saya biasa memilih yang bahan rajut dengan lengan panjang.


Sneakers

Terakhir adalah sepatu, dimana saya memilih sepatu sneakers untuk dipakai saat kuliah. Karena memang sangat nyaman, sneakers ini juga sering dipakai oleh hampir semua mahasiswa di kelas saya. Kalau misal ada acara santai, jalan-jalan atau kumpul-kumpul dengan teman pun saya lebih suka memakai sneakers ketimbang sendal/sepatu kulit.


Kira-kira begitulah pakaian kuliah mahasiswa DKV a la saya. Oh iya, pakaian-pakaian yang dibahas di sini adalah pakaian untuk mahasiswa laki-laki, jadi mungkin saja berbeda untuk mahasiswa perempuan (yang pastinya lebih bervariasi).

Satu lagi, buat kamu yang ingin belanja pakaian-pakaian tersebut secara online, kamu bisa melihat-lihat di situs MAPEMALL.com. Di sana ada berbagai jenis pakaian untuk pria dan wanita dari berbagai brand ternama, dan tentunya dengan harga yang sesuai dengan kualitas pakaiannya. Apalagi, sering ada diskon loh di sana!

Kalau kamu, lebih suka pakai pakaian apa nih saat kuliah/bekerja?

Salam,
Agung Rangga


Catatan: tulisan ini adalah sponsored post.

  1. Yang pasti, tidak boleh pakai kaos oblong untuk dosen tertentu. Pakaian sedikit menunjukkan sedikit gambaran pemakainya berarti ya Gung.

    Balas

    1. Iya bun, tapi kebanyakan dosen di kampus saya sih membebaskan mahasiswanya buat pakai apa saja, asal masih sopan.

      Balas

  2. Jadi inget dulu, mata kuliah nirmana paling bebas boleh pake celana pendek πŸ™‚

    Balas

    1. Waduh, keren banget bisa pakai celana pendek ke kampus!

      Balas

  3. pas zaman ku gak ada seragam, cuma jaket aja yang jadi pengenal angkatan dan kelompok, eh sekarang di kampus ada seragam per jurusan dan itu keren2, rasanya jadi berlomba2 untuk bagus2an seragam

    Balas

    1. Kalau di kampus saya seragamnya 1 universitas sama mbak.

      Balas

  4. jilbabmuniraterbaru 13 September 2016 pukul 10:20

    kalau saya jas jaket kaos saja yang sama.. kalau lainnya terserah deh…

    Balas

    1. Hoo, sip deh. πŸ™‚

      Balas

  5. Btw punya komik, gung?
    Gambarnya bagus πŸ˜‚

    Balas

      1. Iya, tapi saya sudah lulus dari DKV.

        Balas

        1. Mantab deh πŸ˜‚

    1. Punya dong, kan komiknya bisa dibaca di blog ini.

      Balas

      1. Oke ntar kubaca πŸ˜ƒπŸ˜Ž

        Balas

  6. aku kira anak seni rambutnya panjang panjang, pake sendal jepit, terus kaos oblong xD ternyata kak agung rapih ya… Keren keren

    Balas

    1. Hehehe, iya dong~

      Balas

      1. Biasa aja kok~

        Balas

  7. Btw, kedokteran kalau di univ ku paling strict aturannya. Ga boleh pake kaos, harus kemeja, dan ga boleh bahan jeans. Wanita mesti pakai rok, apalagi kalau mau ujian bisa di usir.
    Sampai-sampai anak FKIP ada curhat, dosennya bilang “tiru anak kedokteran tu, pakaiannya sopan dan rapi semua, hehe” jadi dibanding-bandingin wkwk

    Balas

    1. wah, ternyata ketat juga ya peraturan di sana.
      tapi jadi lebih rapi dan tertib sih.

      Balas

  8. Saat-saat kapan, diharuskan memakai jas almamater ?

    Balas

    1. Tergantung kebijakan kampusnya.

      Balas

  9. Pakaian yang cocok, kaos lebih bebas bergerak dan sesuai dengan suhu yang panas dipadu dengan kemeja lengan pendek tanpa dikancing banyak mahasiswa yang mengenangkannya dari sebagian besar jurusan, model pakaian yang masih tren hingga di Jakarta ataupun daerah lain mungkin, wanita maupun pria bisa.memakainya.

    Balas

    1. Terima kasih tambahannya.

      Balas

Apa pendapatmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s